PUISI

Ratu Puisi

Illahi,
dosa telah menutup pandanganku
kemurahan-Mu membisikkan padaku
ketika putus asa menggerogoti jiwaku
aku menemukan rahmat-Mu
karena aku insan rendahan
karunia-Mu juga yang membukakan harapan

puisi “hidup ini kegiatan”

By sofyan ngawi tituit.com

Hidup ini kegiatan,ada yg miskin ada sikaya, ada yang muda juga yang tua ada yg pria wanita . Hidup ini kegiatan, bagi yang kaya hidup mewah serba ada sudah biasa, namun bagi yang miskin hidup penuh paradigma. Hidup ini kegiatan ,bagi wanita hidup adalah pengabdian – bagi sang pria hidup adalah pengorbanan. Hidup ini kegiatan. Lihat bagi yg muda bekerja tuk mengukir nama – lebih mulia, bagi yg tua mau berdoa tuk hari jua.

TUJUH HARI KUDAPAT DIA

Senin
ntah datag dari mana, kuberanikan diri menghubunginya, meski agak isin..
Selasa
tak ingin ku tunda, sehingga ku buat janji dengannya
Rabu
seperti kejatuhan bulan, eh..dia setuju..
Kamis
setelah akrab dengannya setiap hari terasa manis
Jum’at
sungguh ini membuat semangat
Sabtu
sekali lagi.. ku perjelas janjinya denganku
Minggu
luar biasa..
Ini hari pertama ku jalan denganmu

By.AgusSariden, tituit.com

TERASINGKAN OLEH SANG WAKTU

Apa yang terpikir ?
Kepala sesak berat
Problema menggung
Menutupi rongga kepala
Penuh riuh mendesak
Mengerogoti akal pikiran

Tawa dan kata
Bahasa basa – basi
Hanya menjadi kamuflase
Menutupi nurani

Hidup terasa asing
Terkucil dan tersendiri
Walau riuh dunia semakin memblenggu kalbu

Takkan pernah habis
Takkan pernah putus
Hingga bertemu kata
menutup mata

By.sulimin, tituit.com

Ayahku juga punya surga dipundaknya

Masih di pagi buta
Ku melihat lelaki berjalan tanpa alas
Kakinya melangkah memulai hari demi cinta dan buahnya

Terik matahari
telah membakar kulit tipis tanpa busana
keringat bercucuran tak hentikan pundak terus diatas
lelaki tua usiamu semakin berkurang
namun terasa jiwa mudamu semakin matang

Ayah aku terlahir karenamu
ku tak kuasa berucap banyak didepanmu
Hari-harimu penuh dengan ibadah yang tak terbantah
Ajari aku berjalan menuju surga
surga tanggung jawab
yang engkau pikul dengan pundakmu
Senyummu adalah kebanggaan hatiku
selamat tidur ayah

By.speed, tituit.com

PenerbitJENDERAL, tituit.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: